GASI NEWSLETTER #GASI NL-115-0719 – PENUTUPAN APLIKASI NEW E-DABU VERSI 3.1.0

TANGGAL NEWSLETTER:

23 Juli 2019

 

SUMBER INFORMASI:

Surat Edaran BPJS Kesehatan No.501/IV-10/0719 tentang Penutupan Aplikasi New e-DABU Versi 3.1.0

 

RUJUKAN: 

Surat Edaran BPJS Kesehatan No.501/IV-10/0719 tentang Penutupan Aplikasi New e-DABU Versi 3.1.0

 

RINGKASAN ISI:

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Edaran BPJS Kesehatan No.501/IV-10/0719 tentang Penutupan Aplikasi New e-DABU Versi 3.1.0 dan telah dikembangkannya e-DABU Versi 4.2, berikut adalah beberapa hal yang BPJS Kesehatan sampaikan pada Surat Edaran tersebut:

  1. Mulai Tanggal 1 Agustus 2019, Aplikasi e-DABU Versi 3.1.0 sudah tidak dapat digunakan untuk upload data baru dan mutasi. Sebagai pengganti e-DABU Versi 3.1.0, Badan Usaha dapat menggunakan Aplikasi e-DABU Versi 4.2 yang dapat diakses melalui alamat https://edabu.bpjs-kesehatan.go.id/Edabu/Home/Login.
  2. Apabila terdapat pengajuan data baru dan mutasi data yang belum dilakukan “Persetujuan” pada menu Approval e-DABU Versi 3.1.0 oleh Badan Usaha, maka Badan Usaha perlu melakukan pengecekan kembali atas data-data yang belum diajukan “Persetujuan” di Aplikasi e-DABU Versi 3.1.0 tersebut. Apabila data tersebut masih valid, Badan Usaha dapat melakukan “Persetujuan” kembali.
  3. Pengajuan Tiket oleh Badan Usaha melalui Aplikasi e-DABU versi 3.1.0 dapat dilakukan sampai dengan Tanggal 26 Juli 2019.
  4. Beberapa fitur pada Aplikasi e-DABU Versi 4.2 sebagai berikut:
  5. Perubahan data langsung terproses ke dalam Masterfile;
  6. Pencetakan Rincian Tagihan Iuran bulan berjalan dan satu (1) bulan sebelumnya;
  7. Pencetakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital;
  8. Penambahan Pekerja Baru yang belum terdaftar sebagai Peserta JKN;
  9. Penambahan Anggota Keluarga yang sudah terdaftar melalui NIK dengan hasil Inquiry Dukcapil;
  10. Penggabungan Anggota Keluarga menjadi Tanggungan PPU Badan Usaha dengan syarat Nomor Kartu Keluarga sama sebelum dan sesudah dilakukan penggabungan;
  11. Perubahan Segmen Peserta PBI APBN ke PPU Badan Usaha (PBI APBN sebelum dialihkan wajib dinonaktifkan terlebih dahulu oleh BPJS Kesehatan);
  12. Perubahan Segmen Peserta PBI APBD ke PPU Badan Usaha (PBI APBD sebelum dialihkan wajib dinonaktifkan terlebih dahulu oleh BPJS Kesehatan);
  13. Perubahan Segmen PBPU menunggak menjadi PPU Badan Usaha;
  14. Mutasi Peserta dan Anggota Keluarga PPU Badan Usaha (Aktif / Nonaktif) menjadi Peserta PPU Badan Usaha lainnya (tanpa harus melalui proses penonaktifan terlebih dahulu);
  15. Perubahan Segmen PPU Penyelenggara Negara (PNS / TNI / Polri) ke PPU Badan Usaha (Peserta yang sebelumnya berstatus sebagai pekerja PPU PN sebelum dialihkan wajib dinonaktifkan terlebih dahulu oleh BPJS Kesehatan);
  16. Reaktivasi Peserta PPU Badan Usaha yang Nonaktif pada entitas Badan Usaha yang sama yang belum dimutasikan ke segmen lain;
  17. Level user yang dimiliki oleh Badan Usaha hanya level admin (sub PKS BU) dan super admin (Kantor Pusat Badan Usaha);
  18. Penonaktifan Peserta PPU Badan Usaha dengan mekanisme penonaktifan per pekerja;
  19. Update Gaji Peserta PPU Badan Usaha dengan mekanisme upload kolektif minimal 25 orang Pekerja dalam sekali upload data;
  20. Reset user dan password Aplikasi e-DABU Badan Usaha;
  21. Penonaktifan Peserta PPU Badan Usaha (dengan disclaimer) yang memiliki putusan PHK dari pengadilan; dan
  22. Perubahan Tampilan e-ID menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital.
  23. Proses entry data pada e-DABU Versi 4.2 dapat dilakukan sampai dengan n-2 di bulan berjalan (‘n’ adalah tanggal 1 bulan berikutnya).
  24. PIC Badan Usaha dapat mengikuti Kelas Sosialisasi Aplikasi e-DABU yang diadakan di Kantor Cabang Prima setiap Hari Selasa, Rabu dan Kamis. PIC Badan Usaha dapat menghubungi Relationship Officer masing-masing paling lambat 1 (satu) hari sebelum jadwal kelas.
  25. Batas waktu penyerahan Mutasi Data paling lambat Tanggal 20 setiap bulannya.
  26. Perubahan Faskes Tingkat Pertama di bulan ini akan berlaku di tanggal 1 bulan berikutnya (sebelumnya ketika diubah hari ini, bisa langsung digunakan di faskes baru).
  27. Anak Usia ≥ 21 Tahun yang masih dalam Masa Pendidikan Formal (Kuliah) dapat ditanggung maksimal sampai dengan usia 25 Tahun dengan melampirkan Surat Keterangan Kuliah yang diperbaharui setiap tahunnya.
  28. Update Faskes Tingkat Pertama dapat dilakukan oleh Peserta melalui Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile.

 

IMPLIKASI PERUBAHAN:

Aplikasi e-DABU Versi 3.1.0 sudah tidak dapat digunakan dan dialihkan ke Aplikasi e-DABU Versi 4.2

 

ACTIONABLE ITEMS:

  1. Penambahan Changes Request (CR) CR-RDEF-0446-19-CORE-STD CORE untuk mendokumentasikan Perubahan Requirement Definition Tax & BPJS & Labour Law Updates.
  2. Melengkapi Requirement Definition: Kategori Reference; Lembar Kerja Tax & BPJS & Labour Law Updates.

 

LAMPIRAN:

Surat Edaran BPJS Kesehatan No.501/IV-10/0719 tentang Penutupan Aplikasi New e-DABU Versi 3.1.0

 

Lebih lanjut untuk rujukan lebih lengkap / rinci terkait Newsletter GASI NL-115-0719 dapat Bapak / Ibu akses melalui:

 

GASI Website : http://www.ptgasi.co.id
GASI Facebook Account : https://www.facebook.com/pages/PT-Gunatronikatama-Cipta-GASI/144755798551/
GASI LinkedIn Account : https://www.linkedin.com/company/pt-gunatronikatama-cipta-gasi-/
GASI Twitter Account : https://twitter.com/PTGASI